The One ( 01 )

Author                  : Autumn Lee

Genre                  : Fantasy, Romance

Rating                  : G ( General )

Pairings                : Various pairings

Characters          : Lee Sooin ( OC ), Kim Heechul ( Super Junior ), Merlin ( Merlin ), Arthur ( Merlin ), Cho Kyuhyun ( Super Junior ), Lee Sungmin ( Super Junior ), Jack Frost ( Rise of The Guardians ), Elsa ( Frozen ), Kaito Kuroba ( Detective Conan ), Shinichi Kudo ( Detective Conan )

-Alternate Universe- Based on this creative text post in tumblr. Enjoy !

Di dunia—yang—ini  setiap orang memiliki waktu yang berhitung mundur—seperti jam—di pergelangan tangan mereka. Waktu yang terus bergerak ini bukan waktu yang menghitung sisa hidup manusia seperti di film “In Time”. Tidak seekstrim itu.

Jam ini menghitung mundur waktu untuk bertemu belahan jiwamu. Ya, belahan jiwa. Mendebarkan tapi romantis bukan ? Dan ini lah kisah orang-orang beruntung itu, yang telah bertemu  pasangan hati, belahan jiwa mereka.

1st  Story

00:02:00

2 menit lagi. 2 menit lagi !! Pekikku tertahan. Aku sudah menunggu di sini, perpustakaan kesukaanku sejak 2 jam yang lalu. Sudah 2 hari ini juga waktu di pergelangan tanganku makin mengecil angkanya. Ku putuskan memilih tempat ini sebagai tempat pertemuan pertama kami—aku  dan belahan jiwaku—karena  kupikir lebih baik jika orang itu punya hobi yang sama denganku, membaca dan bergumul diantara buku-buku tebal yang beraroma lucu.

00:01:30

Kulirik lagi pergelangan tanganku. Damn ! Kakiku gemetaran. Keringat dingin mulai membasahi pelipis. Tanganku dingin. Ku pandangi tiap orang yang berseliweran disini dengan tatapan curiga. Sungguh aku mulai berpikir bahwa ini ide yang buruk. Aku belum siap. Bagaimana jika ternyata dia tidak sesuai dengan harapanku ? Bagaimana kalau aku juga bukan harapannya ? Astagaaa !!

00:00:58

Aku berusaha mengahangatkan tanganku yang sedingin es batu. God, aku bahkan menggunakan rok dan sepatu berhak rendah demi pertemuan ini. Raehee dan Jieun berusaha mati-matian mendandaniku agar terlihat lebih ‘layak’ dan ‘feminim’. Mereka tutup kuping saat kubilang seharusnya belahan jiwa itu menerimaku apa adanya. Rambut coklat terurai dengan poni pagar dan t-shirt bawahan jeans plus sneaker. Bukan aku yang sudah dipoles sedemikian rupa ini.

00:00:30

Entah kenapa rasanya aku ingin lari dari ruangan ini. Dan tubuhku dengan sendirinya berdiri dari tempat duduk yang memang biasanya kududuki saat membaca disini. Aku berjalan dengan terburu-buru menuruni tangga menunju ke lantai satu. Aku sengaja datang sendirian ke sini. Walau Raehee dan Jieun memaksa ingin ikut, beralasan ingin memberikan dukungan moril padahal aku tahu mereka hanya ingin melihat laki-laki macam apa yang dijodohkan Tuhan untukku.

00:00:20

Aku sampai ke meja pustakawan—tempat  kau mendata buku yang akan dipinjam—dengan  sedikit terengah. Rasanya aku benar-benar telah kehilangan seluruh nafasku. Aku menatap sekelilingku dengan panik dan penasaran apa seseorang yang terlihat kacau dan gugup sepertiku juga.

10 detik

Tubuhku kembali bergerak dengan sendirinya, menuntunku keluar dari perpustakaan. Kaki terus melangkah tak pasti, tak tentu arahnya.

5 detik

Jantungku sudah hampir lepas dan keluar menembus rongga dada. Hey, kau ada dimana ?

4 detik

Aku berhenti di depan sebuah air mancur.

3 detik

Dan terdiam.

2 detik

1 detik

0000 hari 00 jam 00 menit 00 detik

.

.

Bump—seseorang menabrakku. Aku hampir tercebur. Tapi tangan yang tak begitu besar namun kuat menahan dan menarikku disaat yang tepat. Nafasku tertahan.

Seketika itu juga aku membalikkan wajahku menghadapnya. Cantik. Wajah paling cantik yang pernah kulihat seumur hidupku.

Kulit putih—seputih susu—dengan  mata double eye-lid besar beriris coklat. Hidup mancung proposional. Bibir sewarna cherry nan ranum. Rambut hitam pendek—yang terlihat sangat halus dan lembut—yang semakin memancarkan kecantikannya. Aku terpana.

“Ahhh ! Kau tidak apa-apa kan ? Maaf menabrakmu, aku sedang buru-buru” katanya terdengar agak khawatir.

Seketika aku tersadar dari lamunanku.

A—Haaaah ? Suara Bass ? BASS ?

“Hey ! Halo ! Kau kenapa ? Tidak ada yang lukakan ?” orang cantik—lebih cantik dari wanita—itu  mulai terlihat agak panik.

“Bisa kita selesaikan ini nanti saja ? Aku sedang buru-buru sekali. Aku harus menemui belahan jiwaku. Jadi kalau nanti ada yang luka segera hubungi aku.” Dia menyodorkan kartu nama dengan warna pink cerah bergambar ilustrasi orang berkepala bakpau yang aneh. Aku masih shock tapi tetap menerima kartu yang disodorkannya.

“Baiklah. Aku pergi dulu. Maaf hampir membuatmu basah kuyup. Telpon saja jika perlu. Bye !” dia berangsur-angsur menjauh dariku. Tapi tiba-tiba dia berbalik.

“Heeeey ! Siapa namamu ?” tanyanya dari kejauhan, setengah berteriak. Dari jauhpun aura kecantikannya masih terlihat.

“Lee Sooiiin !” teriakku.

“Senang bertemu denganmu Sooin ! Kau punya mata yang indaaah !” katanya seraya tersenyum cerah. Silau sekali.

“Aku pasti akan menelponmu ! Kau harus bertanggung jawaaab!” teriakku lagi.

Senyumnya makin cerah dan dia tertawa. Dia berlalu sambil mengisayaratkan kata “OK” dengan jari-jarinya yang lentik.

Klise sekali. Kulirik lagi jam di tanganku. Benar-benar sudah 0 semua.

Jadi……….

KIM HEECHUL

Graphic Designer

Seoul, Gangnam-gu, Apgujeong-2dong, 521

+622 0202 1315

kimcherry@comcast.net

4 thoughts on “The One ( 01 )

Leave a respon ~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s