(FF) Shinhwa High School Host Club Chap.1

Author                  : Autumn Lee

Genre                   : Romance(?), Friendship

Rating                   : PG13 ( T )

Length                  : More than oneshot

Casts                     :

  • Lee Chanyoung ( OC )
  • Lee Sooin ( OC )
  • Kim Jieun ( OC )
  • Park Raehee ( OC )
  • Lee Hyunhwa ( OC )
  • Lee Hyukjae ( Eunhyuk )
  • Kim Heechul
  • Lee Donghae
  • Kim Jongwoon ( Yesung )

Warning : Abal. Gaje. OOC. May contain typo.

Author POV

Shinhwa High School adalah private school yang sangat terkenal seantero Korea Selatan. Sekolah dengan fasilitas nomor satu, tim pengajar nomor satu, kurikulum nomor satu, dan segala macam tetek bengek yang nomor satu juga. Untuk menjadi salah satu murid disekolah ini persyaratannya mudah. Tidak perlu otak pintar, segudang piagam penghargaan, selemari piala, nilai A+ di setiap mata pelajaran. Itu tidak perlu. Juga tidak ada test khusus untuk diterima disana. Hanya dua persyaratan. Pertama, kau adalah keturunan orang kaya. Kedua, kau adalah orang kaya. Mudah bukan ?

Jadi sekarang kalian sudah mengerti kenapa Shinhwa High School itu sangat terkenal ? Ya. Karena itu adalah sekolah khusus kaum jetset yang bahkan bila mereka hanya makan tidur pun harta mereka tidak akan habis. Singkatnya itu sekolah orang-orang kaya.

Apa benar Shinhwa High School isi nya hanya orang kaya ? Apa tidak ada seorang pun yang dari kalangan menengah kebawah ?

Jawabannya tidak ada. Mendengar betapa mewah nya sekolah itu sudah cukup membuat rakyat jelata merinding dan mengurungkan niat untuk mendaftarkan diri disana. Terlalu mewah. Sebenarnya ada rumor yang beredar bahwa ada seorang rakyat jelata yang mendaftar jadi murid disana dan diterima. Namun walau sudah diterima akhirnya dia memilih untuk mengundurkan diri karna tidak sanggup membayar biaya seragam sekolah itu. Ya, baru seragam saja.

Ada juga rumor yang mengatakan bahwa ada seorang anak dari orang kaya baru ( OKB ) yang mendaftarkan diri disana – juga diterima – dan dia hanya mampu bertahan sehari menjadi murid Shinhwa High School. Alasannya karna dia tidak tahan dengan gaya hidup murid-murid disana yang terlalu ‘wah’. Walaupun sama-sama kaya, orang kaya baru dan orang kaya turun-temurun memang tidak bisa disamakan ~

Well .. Begitulah Shinhwa High School. Dengan begitu banyaknya rumor yang beredar tentang sekolah kaum jetset itu sepertinya tahun ini pun tidak ada orang-orang kelas bawah yang berani mendaftarkan diri disana. Sepertinya ..

Sooin POV

“Ayo kita daftar di Shinhwa !!” Teriak Chanyoung menggebu-gebu. Orang ini dari tadi ribut sekali tentang Shinhwa.

“Kau salah makan lagi ? Otak mu tertinggal di mesin kasir ?” Balas ku dingin pada Chanyoung.

“Tidak ! Otak ku masih pada posisi yang sama. Ayo lah ! Ini kesempatan bagus untuk memperbaiki masa depan kita ! Kalau kita ingin menjadi orang kaya, kita juga harus bergaul dengan orang kaya !” Jawab Chanyoung lagi masih dengan penuh semangat.

Otak orang ini memang benar bermasalah. Entah didapatnya dari mana teori seperti itu.

“Eonni .. Bagaimana kita bisa masuk Shinhwa ? Kita bukan orang kaya ..” Jieun memasang tampang ‘Eon, lupakan saja khayalan mu itu. Mana mungkin kita bisa masuk Shinhwa.’

“Ne, Chanyoung-ah. Untuk kebutuhan sehari-hari pun kita sampai harus kerja part time. Uang kiriman orang tua kita hanya cukup untuk biaya sekolah saja. Mana mungkin kita bisa sekolah di Shinhwa.” Kali ini Raehee yang angkat bicara.

Ya, apa yang dibilang Raehee memang benar. Jangankan untuk masuk Shinhwa, untuk kebutuhan sehari-hari pun kami harus kerja part time. Chanyoung dia bekerja part time sebagai kasir di swalayan dibawah apartemen kami iniRaehee, dia penjaga toko buku di sebelah stasiun. Dan Jieun, bantu-bantu di toko buah Jung ahjumma. Aku ? Ya .. Kerjaan ku hanya di depan laptop saja ~ Haha

Kami berempat tinggal bersama di apartemen sempit di sudut kota Seoul. Bahkan jika kau naik ke gedung paling tinggi di Seoul kau tetap tidak bisa menemukan apartemen kami. Karna berada di sudut. Paling sudut. Ok , tidak perlu dibahas lagi.

Penghuni apartemen ini aku, Chanyoung, Raehee, juga Jieun. Kami berempat seumuran. Jieun yang paling muda, makanya dia memanggil kami eonni. Kami baru saja lulus SMP, dan sekarang sedang bingung menentukan akan lanjut ke SMA mana. Gagasan konyol Chanyoung tentang sekolah di Shinhwa tentu tidak masuk hitungan. Dari awal sekolah itu tidak masuk daftar sekolah yang kami incar.

Chanyoung, Raehee, dan Jieun bersahabat dari kecil. Mereka datang jauh-jauh dari  Andong hanya untuk sekolah di Seoul. Apa ? Kalian tidak tahu Andong dimana ? Aku juga.

Khusus untuk Chanyoung, selain sekolah dia punya alasan lain. Dia punya obsesi untuk menikahi orang kaya. Maka dari itu dia ribut sekali ingin sekolah di Shinhwa.

“-In .. Sooin ! Hey Lee Sooin ! Aku bertanya padamu ! Kau melamun lagi !” Suara menggelegar Chanyoung membawa ku kembali ke dunia nyata. Dari tadi aku sibuk dengan pikiran ku sendiri.

“Apa ?” Tanya ku setelah kembali ke dunia nyata.

“Aigo ! Bagaimana caranya kita bisa sekolah di Shinhwa ? Kita tidak punya uang ..” Chanyoung memandang ku dengan wajah memelas.

Lagi-lagi aku yang harus mencari solusi.

“Aku tidak berminat sekolah di Shinhwa. Lagipula kau kan yang ingin sekolah disana ? Kenapa aku yang harus memberikan solusi ?! Jangan libatkan aku !” Aku kembali menekuri komik ku yang terbengkalai lantaran rengekan Chanyoung.

“YAA !! LEE SOOIN !!” Teriakan Chanyoung membahana lagi. Aku tetap cuek dan melanjutkan aktivitas membaca ku.

“Eonni .. Sudahlah. Kita daftar di sekolah yang sudah pasti menerima kita saja.” Jieun mencoba menenangkan Chanyoung.

“Kalian ini ! Kalian tidak mau jadi orang kaya ? Ini kesempatan emas kita untuk berkenalan dengan orang-orang kaya ! Berpacaran dengan orang kaya , menikah, lalu menjadi orang kaya juga !!” Chanyoung tetap ngotot dengar teori nya.

“Ehm .. Benar juga sih. Kalau terus-terusan berada disini kehidupan kita tidak akan maju. Lingkungan disini isinya hanya orang-orang biasa. Tidak ada orang kaya. Mungkin yang dibilang Chanyoung eonni benar..” Jieun mulai terhasut omongan Chanyoung. Dasar. Mudah sekali teralihkan.

“Ya .. Kurasa tidak ada salahnya mencoba daftar disana ..” Raehee pun tertular kebodohan dua orang itu.

“Nah ! Begitu ! Kita harus positive thinking !” Chanyoung berkata sambil tersenyum lebar pada dua makhluk yang telah berhasil diracuninya.

Postitive thinking katamu ? Kalau semuanya bisa diselesaikan hanya dengan positive thinking hidup ku tak akan seperti ini !

“Nah, uri Sooin ~ Kau tidak punya pilihan lain lagi selain menuruti apa kata ku. Mereka berdua sudah setuju dengan rencana ku.” Chanyoung tersenyum –senyum yang menyeramkan– pada ku dan merampas komik yang sedang kubaca.

Aish. Orang ini !!

“Kau ini bukan orang pertama yang punya pikiran bodoh seperti itu ! Kau kira hanya dengan masuk Shinhwa kau langsung jadi orang kaya ?!  Kalau hanya dengan seperti itu bisa menjadi kaya semua orang di dunia ini sudah jadi orang kaya !  Apa kau tidak terpikir kalau orang-orang kaya itu sudah dijodohkan bahkan sebelum mereka lahir ?! Yaaa ! Memang nya kau pikir mereka mau menjadikan mu istri mereka ? Orang-orang itu hanya menikahi orang yang selevel dengan mereka ! Kau ini bukan Shin Minah atau Song Hyekyo yang bisa menaklukan laki-laki hanya dengan sekali pandang !” Aku pun mengeluarkan semua hal yang dari tadi menyumbat otak ku.

Dan aku kembali lagi ke dunia nyata. Omongan ku tadi .. terlalu jujur. Ya, sangat jujur. Chanyoung dan Raehee hanya bisa terdiam. Jieun hampir menangis. Uhk .. Aku terlalu terbawa emosi ..

“Fuuuuh ~” Aku mendesah panjang. Mereka semua masih terdiam. Sepertinya mereka mulai sadar dan sudah melihat kenyataan. Dunia memang sangat kejam.

“Jadi .. Bagaimana caranya agar kita bisa diterima di Shinhwa ?” Chanyoung memecah keheningan.

APA ?! Omongan ku tadi sama sekali tidak berpengaruh padanya ?! Tingkat kerusakan otak orang ini sudah sangat parah ! Suasana pun berbalik. Sekarang aku yang terdiam dengan tampang bodoh melihat Chanyoung. Raehee dan Jieun masih shock.

“Harus ku akui, yang kau katakana tadi ada benarnya. Tapi tidak mungkin kan seluruh anak cowok di Shinhwa dijodohkan ? Setidaknya pasti ada beberapa yang menolak perjodohan itu ! Lagipula ini kan abad 21 ! Orang macam apa yang masih dijodohkan di jaman seperti ini ?!” Celoteh Chanyoung.

Jleb. Tenggorakan ku tiba-tiba kering. Aku tidak tau lagi harus bicara apa. Chanyoung kembali bersemangat dan kembali menyumpalkan doktrin-doktrin sesatnya tentang menjadi kaya secara instan kepada dua orang itu.

Baiklah kalau memang terjebak diantara orang-orang kaya itu adalah keinginan kalian, akan kuturuti. Jangan minta bantuan ku lagi kalau kalian tidak tahan menghadapi makhluk-makhluk itu.

“Kalau tidak punya uang, gunakan otak kalian.” Ujar ku datar.

“Eh ? Apa kata mu ?” Chanyoung yang orasi nya diganggu pun bertanya.

“Ku bilang, kalau tidak punya uang, gunakan otak ! Well, walaupun aku ragu otak mu masih berfungsi dengan baik atau tidak , tapi seperti katamu tadi, positive thinking ~” Aku mengulangi apa yang kubilang tadi lengkap dengan penjelasan singkat.

Chanyoung tersenyum lebar. Jieun memandangi ku dengan haru. Tatapannya seperti mengatakan‘Eonni ! Pemikiranmu daebak ! Kau pahlawanku eon ! Akhirnya aku bisa sekolah bersama orang-orang kaya. Merasakan jadi orang kaya. Berpacaran dengan orang kaya. Menikahi orang kaya. Kaya.Kaya.Kaya.’ Tampang Chanyoung dan Jieun benar-benar absurd sekarang.

“Maksudnya menggunakan otak itu bagaimana ?” Raehee –yang sudah kuduga pasti tidak mengerti–akhirnya bertanya.

“Uhh .. Iya .. Maksudnya apa ?” Jieun yang juga ikut bertanya. Chanyoung .. Tanpa bertanya pun aku sudah mengerti maksud dari tatapan itu.

“Kita akan mendaftar menjadi murid beasiswa ~” Ucap ku enteng.

“Apa ?!” Mereka bertiga berkata serempak.

“Apa nya yang apa ? Selain beasiswa apa lagi yang bisa kita harapkan ? Kalian punya kenalan orang kaya yang bisa menyelundupkan kalian jadi murid disana ? Tidak kan ? Beasiswa satu-satunya jalan untuk sekolah disana.” Aku berkata dengan santai. Ingin sekali tertawa melihat tampang mereka yang seperti ini.

“Memang nya sejak kapan Shinhwa menawarkan kan beasiswa ? Kalau di Shinhwa ada beasiswa pasti sudah banyak orang-orang seperti kita yang sekolah disana.” Raehee kembali bertanya.

“Permasalahannya bukan hanya dapat beasiswa atau tidak. Faktor utamanya adalah kesiapan mental. Kalian siap tidak sekolah ditempat orang-orang kaya ?” Aku balik bertanya.

“SIAP !! AKU SIAP !! Mental, tubuh, jiwa dan hatiku sudah siap !!” Teriak Chanyoung hiperbola.

“Uhh .. Anu .. Eonni ..”

“Baiklah, Chanyoung sudah mewakili kalian menjawab. Kalau begitu siap-siap lah. Besok kita langsung ke Shinhwa.” Aku berkata sambil kembali membuka komik yang tadi disita Chanyoung.

“EH ?! Besok ???” Tanya mereka bertiga.

“Ya. Besok. Makin cepat makin bagus kan ?” Aku menyunggingkan seringai kecil lalu kembali membaca komik.

“Semoga kalian tidak menyesal ..”

* * *

Fuuuh ~ *menghela nafas panjang*

FF pertama ku akhirnya jadi ~ wkwkwk😄

Ide FF ini ku dapat setelah beberapa halaman membaca Ouran High School Host Club ~ kkk

Ya, FF ini emang terinspirasi dari sana ~😛 but, aku engga plagiat loh -.- vol.1 aja belom kelar bacanya ~

Judulnya ga kreatif bgt ya -.- aku tau ~ otak ku stuck waktu mikirin judul

Lalu, nama sekolah nya, ya, emang dpt dari BBF -__- waktu inget sekolah orang kaya langsung inget ama Shinhwa ~ wkwk.

FF ini dibuat tanpa pikir panjang(?), tanpa draft, tanpa kerangka cerita. Maka tolong harap maklum kalo amburadul. Langsung tulis sih ~ kkk ~ Dibuat dalam waktu 6 jam, dari jam 9 p.m-3 a.m ~😀

karna ini FF pertama, masih sangat jauh dari kata bagus, so mohon kritik & saran nya readers🙂

terima kasih udah baca FF gaje ini ~😀

4 thoughts on “(FF) Shinhwa High School Host Club Chap.1

    • Terima kasih udah baca dan komentar🙂

      Chap.2 ada sih….. tapi belom selesai dikerjain………………orz
      Aku udah ga terlalu mood lagi buat ngelanjutin cerita ini sih, jadi… begitu lah.. =w=

Leave a respon ~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s